Dampak Amarah

Assalamu'alaykum sahabat.
Apa yang biasanya terjadi ketika orang marah? Apalagi gara-gara orang lain, pasti akan terbersit untuk membalas dendam. Memang begitulah perasaan saat ada yang menorehkan luka, otomatis ingin membalas.

Ada hadits Rasulullah yang mungkin bisa menjadi renungan buat kita.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِوَسَلَّمَ : أَوْصِنِيْ ، قَالَ : (( لَا تَغْضَبْ )). فَرَدَّدَ مِرَارًا ؛ قَالَ : (( لَا تَغْضَبْ )). رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab,“Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!” [HR al-Bukhâri].

Dari hadits tersebut Rasulullah mewasiatkan agar jangan marah. Kenapa? Karena marah hanya membuat orang itu melakukan sesuatu yang akan merusak dirinya sendiri, tanpa menyelesaikan masalah yang membuatnya marah.

Marah adalah bara yang dilemparkan setan ke dalam hati anak Adam sehingga ia mudah emosi, dadanya membara, urat sarafnya menegang, wajahnya memerah, dan terkadang ungkapan dan tindakannya tidak masuk akal.

Marah juga akan menimbulkan keinginan untuk membalas dendam kepada orang yang telah membuatnya marah. Marah banyak sekali menimbulkan perbuatan yang diharamkan dalam Islam, seperti memukul, menyiksa, menfitnah dan sebagainya.

Mungkin karena itu Rasulullah mewasiatkan agar jangan marah. Kita harus bisa mengontrol emosi saat amarah itu akan meledak. Sebisa mungkin kita mengendalikan diri kita, sebab saat marah setan menguasai kita sepenuhnya. Maka beristghfar cara terbaik untuk menghilangkan itu.

Selain Istighfar, untuk menghilangkan amarah adalah dengan berwudlu, sebagaimana yang tertulis sebelumnya bahwa amarah adalah bara api, dan untuk memadamkan api adalah mennggunakan air. Air yang bersifat sejuk akan membuat perasaan semakin tenang dan damai. Perasaan amarah yang tadinya memuncak akan sirna.

Maka sekiranya kita menghidari sifat amarah, apalagi yang diiringin sifat mendendam, itu sangatlah berbahaya. Semoga kita tetap terjaga dalam lindungan kasih sayang-Nya. Aamiin.

Wallahu A'lam

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Dampak Amarah"

Posting Komentar

Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.