Antara Panggilan Adzan dan Waktu Shalat

Setiap kali memasuki waktu sholat, masjid ataupun mushallah berlomba-lomba dalam mengumandan adzan. Para muslim yang beriman tentu tau apa yang mesti dilakukan saat waktu itu. Ya, lekas mengambil air wudlu lantas pergi menuju masjid. Berbeda dengan muslim yang tak beriman, mereka pura-pura tak dengar atau berdalih karena kesibukan. Pokoknya mereka terus mencari alasan demi meninggalkan sholat. Miris bukan?

Padahal mereka tau bagaimana kedudukan sholat dalam islam. Ya, tiang agama. Tanpa tiang, agama akan roboh. Sholat juga merupakan pembeda antara orang beriman dan orang kafir. Begitu pentingnya sholat dalam islam sehingga kita dilarang meninggalkannya, kecuali ada udzur yang jelas.
Dalam hadits Mu’adz disebutkan,

“Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncak perkaranya adalah jihad” (HR. Tirmidzi no. 2616. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh AbuThohir mengatakan bahwa hadits ini hasan). Yang namanya tiang suatu bangunan jika ambruk, maka ambruk pula bangunan tersebut. Sama halnya pula dengan bangunan Islam.

Lantas apa hubungan dengan judul diatas? Begini, kita tau bahwa adzan itu panggilan Allah kepada kita agar kita segera menghadapnya untuk menunaikan shalat. Namun kita sebagai makhluk yang sempurna yang memiliki akal tentu kita sudah tau waktu-waktu sholat yang telah ditetapkan oleh agama. Jadi kita datang kemasjid bukan setelah mendengar adzan, tapi kita sudah siap datang menghadap Allah, karena kita sudah tau waktu-waktu shalat.

Kalau diibaratkan, adzan itu peringatan bagi mereka yang lupa waktu, yang terus mengurusi dunianya tanpa henti. Bagi mereka yang benar-benar siap dan selalu mengingat Allah, mereka akan selalu menyegerakan datang sebelum adzan, dan meninggalkan aktivitas lainnya.

Wallahu A'lam

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Antara Panggilan Adzan dan Waktu Shalat"

Posting Komentar

Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.