Waktu Semakin Sedikit, Maut Semakin Mendekati

Waktu tak terasa terus berlalu dengan cepat, usia yang tak kita sadari semakin bertambah, maut yang entah sudah berada dimana mengintai kita.

Sadarkah kita, usia kita semakin hari semakin bertambah, namun disisi lain usia kita berkurang. Tak dapat memungkiri bahwa ajal akan semakin mendekat seiring usia kita bertambah. Kepastian yang menakutkan akan menghampiri kita semua. Kadang datang dengan tiba-tiba tanpa kita pikirkan sebelumnya akan terjadi. Kematian itu rahasia. Tak satupun manusia yang dapat menyingkapnya.

Oleh kerena itu, dengan usia yang masih kita rasakan ini, waktu yang masih bisa kita jalani ini, tak seharusnya kita sia-siakan. Kita tak pernah tau kapan waktu kita berhenti, kapan usia kita mencapai batasnya. Semua kemungkinan bisa terjadi. Kematian bisa datang kesiapa saja yang Allah kehendaki. Apakah yang lansia, dewasa, anak-anak, bahkan bayi yang baru lahir sekalipun. Kamatian tidak memandang usia, atau pun harta. Siapa pun orangnya, pasti akan mengalaminya.

Kita mesti was-was dalam bertindak, setiap gerak-gerik kita diawasi. Tidak ada yang terlewatkan sedetik pun. Malakukan kebaikan dan amal shaleh mesti kita rutinkan untuk mawas diri jika suatu waktu maut menjemput, setidaknya kita diambil dalam keadaan beramal shaleh (beribadah). Bukankah itu hal terindah? Menghadap kepada Allah dalam keadaan sedang beribadah kepada-Nya, bukan dalam keadaan bermaksiat. Na'udzu billah.

Tak dapat dipungkiri, kematian itu memang menyakitkan dan menakutkan, namun jika kita siap dalam artian kita mempunyai bekal (amal shaleh) yang dapat kita jadikan sebagai perisai, kematian tak akan lagi menakutkan.

Maka dari itu, mari kita menggunakan waktu yang tersisa ini, usia yang tak lagi sedikit ini dengan beribadah kepada-Nya, beramal shaleh dan melakukan kebaikan-kebaikan yang lain. Jika kita belum sepenuhnya taat, setidaknya kita tidak melakukan maksiat. Tinggalkan hal-hal yang tak berfaedah, yang tak memiliki arti penting dalam kehidupan kita kelak diakhirat. Jauhi maksiat yang akan menjerumuskan kita pada adzab Allah. Na'udzu billah. Karena setiap tindakan yang kita lakukan pasti dimintai pertanggungjawaban. Tak setitik pun yang terlewat. Dan kita akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan tindakan kita.

Wallahu A'lam.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Waktu Semakin Sedikit, Maut Semakin Mendekati"

Posting Komentar

Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.