"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya". (QS At Tin: 4)
Saudaraku, Allah menciptakan manusia itu sudah dalam bentuk yang sangat baik, sebagaimana ayat diatas. Bentuk tubuh manusia merupakan ciptaan makhluk paling sempurna dibanding makhluk yang lain. Ini membuat kita sedikit spesial dimata Allah dari makhluk lain. Kita patut berbangga diri dengan itu, mensyukurinya dengan berbagai ketaatan yang semakin mendekatkan diri kepadanya. Tapi tak sedikit dari itu ada juga yang lalai, inilah manusia yang berada dalam kemurkaan Allah.
Memang kita adalah makhluk sempurna, namun apakah bisa dikatakan makhluk yang paling taat? Tidak, sebab makhluk paling taat kepada Allah adalah malaikat. Malaikat tidak diberikan hawa nafsu sebagaimana yang diberikan kepada manusia, ini yang membedakannya. Itu kenapa manusia itu ada yang taat, ada juga yang lalai. Berbeda dengan malaikat, mereka tidak memiliki hawa nafsu yang membawa mereka pada keingkaran, sehingga mereka senantiasa taat pada perintah Allah.
Kalau begitu, ternyata kita hanya makhluk biasa saja, apa yang bisa kita banggakan jika hawa nafsu masih tidak bisa kita kendalikan? Masih patutkah berbangga sebagai makhluk sempurna?.
Ketaatan merupakan suatu hal yang membedakan kita dengan manusia yang lain dimata Allah. Kita harus sadar bahwa kita tetaplah manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan, namun kita tetap bisa menjadi makhluk sempurna dengan menggunakan kesempurnaan yang telah diberikan oleh Allah. Kita menggunakan akal kita dengan baik, untuk taat kepada Allah, maka kita bisa menjadi makhluk sempurna.
Akan tetapi, jika kita menggunakannya dengan salah, atau menggunakan dengan hal yang merugikan orang lain dan kemudharatan yang lain, kemungkinan kita bisa menjadi makhluk yang biasa saja, bahkan bisa menjadi makhluk yang paling hina.
Ini tergantung diri kita masing-masing bagaimana menggunakan anugerah tersebut. Jujur, bahwa hal yang terlihat sempurna bisa menjadi biasa saja jika tidak digunakan dengan benar. Begitupun dengan kita, manusia, jika tidak menggunakan tubuh ini dengan sebaik-baiknya, kita tidak ada spesialnya di mata Allah, kita akan tak ternilai jika kita menggunakan tubuh ini dengan hal yang menjauhkan kita dari ridha Allah. Sebab manusia yang tak beriman itu, sama halnya dengan orang mati. Tubuh mereka hidup, namun hati mereka redup. Untuk itu kita yang manusia biasa ini senantiasa terus belajar dan senantiasa berusaha mendekatkan diri kita kepada Allah, tak bisa dipungkiri bahwa hanya pertolongan Allah yang membuat hidup kita sempurna. Hanya ridha Allah-lah yang membuat kita menjadi makhluk yang sempurna.
Wallahu A'lam
Jujur saja, saya orangnya terlalu duniawi. Hal ini membuat saya kadang lupa dengan sang pencipta. Bahkan orang yg terlalu duniawi seperti saya, gak pernah bisa atau mampu untuk mengintegrasikan ilmu sains dan ilmu spiritual.
BalasHapusSepertinya, saya harus rutin membaca tulisan mu untuk menyadarkan saya brother. :)
Memang manusia itu kadang lalai, terlalu sibuk dengandunia hinggalupa akan kehidupan abadi, namun sebaik2 manusia yang segera bertaubatdari kesalahannya..
Hapus