Kita sebagai makhluk yang lemah hanya berharap kepada Allah yang maha kuasa. Kita tak memiliki apa-apa tanpa kehendak dari-Nya. Sebab itu, kita mesti senantiasa melakukan pendekatan pada-Nya melalui berbagai ketaatan yang mampu menghantarkan kita pada keridhaan-Nya. Sebab tujuan kita hanyalah mengharap ridha-Nya yang membawa kita pada kebahagian dunia dan akhirat.
Jauhi hal-hal yang membuat kita lalai pada ketaatan dan membuat hati kita berpaling pada-Nya. Sebab iblis itu memiliki 1001 cara untuk menyesatkan manusia. Dan kita hanya makhluk yang penuh kekurangan bisa saja tak sanggup menghadapi gangguan-ganggua iblis yang terus menghantam iman kita.
Berbagai cara Allah sediakan agar kita tak terpeleset pada lubang yang dibuat oleh iblis. Ibadab wajib hingga sunnah menjadi sarana kita agar tetap berada pada lindungan Allah dan dijauhi dari godaan ilbis. Sedikit kita berpaling dari-Nya, iblis langsung menyambar kesempatan itu untuk membuat kita semakin berpaling dari-Nya.
Bagi yang memiliki iman yang kuat, akan sulit untuk ditembus oleh iblis. Sebaliknya, bagi yang lemah iman, mereka itulah mangsa-mangsa empuk bagi iblis.
Jadi, kita mesti harus selalu memperbaharui iman kita, membuatnya semakin kuat dengan beribadah kepada-Nya. Berusaha meninggalkan hal-hal yang tak bermanfaat, akan membuat kita selalu dijaga oleh Allah. Memperbanyak istighfar dan taubat agar hati kita tak menjadi beku akibat maksiat yang terus menumpuk. Kita tak bisa menyangkal bahwa kita makhkuk yang memiliki celah untuk bermaksiat, namun sebaik-baik orang yang bermaksiat adalah menyegerakan taubat. Dan Allah sangat mencintai hamba-Nya yang tak lupa bertaubat. Karena kita benar-benar meyakini bahwa kita hanya makhluk lemah yang akan selalu membutuhkan Allah.
Wallahu A'lam
Belum ada tanggapan untuk "Ingat Kepada Allah"
Posting Komentar
Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.