Siapa Idolaku?

Assalamu'alaykum sahabat.
Idola, penggemar atau semacamnya adalah sosok yang biasanya dielu-elukan, sosok yang dikagumi, dihormati, dicintai serta sosok yang bisa menjadi panutan dalam segala hal, baik dari segi gaya hidup ataupun lainnya. Namun siapakah sosok yang seharusnya diidolakan?

Zaman now, sebagian besar orang mengagumi dan mengidolakan para publik figur, entah mereka artis, penyanyi, atlet dan profesi-profesi lainnya yang membuat mereka berdecak kagum.

Bukan sampai disitu, mereka bahkan rela menghabiskan uang untuk sekedar bertatap muka dengan penggemarnya itu. Lebih lagi sampai mereka mengikuti gaya hidup penggemarnya kedalam kehidupan pribadinya. Bahkan mereka terkadang fanatik dengan penggemarnya itu.

Yang sangat di sayangkan, umat muslim banyak yang melakukan demikian. Mereka ikut-ikutan mengidolakan sosok yang sebenarnya dalam Islam dilarang. Contoh mengidolakan seseorang artis yang tidak se-akidah dengannya, dalam Islam dilarang menjadikan orang yang beda keyakinan (orang kafir) sebagai teman atau mengikutinya alias tasyabbuh. Itu merusak akidah.

Dari Ibn Umar beliau berkata, “Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُم

‘Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Dawud, hasan)

Maksud hadits ini dalam bentuk : Berpenampilan dengan pakaian mereka, berperilaku seperti gaya hidup mereka, beretika dengan etika mereka, berjalan di atas jalan hidup dan petunjuk mereka, berpakaian seperti pakaian mereka dan mengikuti sebagian perilaku mereka (yang khusus).

Ini semua termasuk perbuatan menyerupai orang kafir yang sebenar-benarnya, karena adanya kesesuaian dalam perkara fisik maupun batin, maka (siapa yang melakukan perbuatan ini) termasuk dalam golongan mereka.


Dan kita bisa melihat bukti nyata yang terpampang didepan mata, banyaknya umat muslim terutama para remaja dan dewasa mengikuti idola-idola yang kafir mereka. Banyak yang berpenampilan gaya barat dan lainnya yang sebenarnya dilarang dalam Islam. Menyanjung-nyanjung mereka secara berlebihan.


Terlepas dari itu, siapakah yang seharusnya kita ikuti umat muslim? Jawabannya tentu Rasulullah. Sebagai Uswatun Hasanah bagi umat Islam. Beliaulan yang berhak kita idolakan, mengikuti gaya hidupnya yang telah sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah. Bukan idola-idola yang tidak jelas yang sama sekali tidak mendatangkan manfaat bagi kita.

Seharusnya kita meninggalkan yang berhubungan dengan mereka, terutama dalam hal akidah. Sebab banyak umat Islam yang akidahnya rusak gara-gara idola-idola kafir mereka.

Semoga kita senantiasa menjadikan Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam sebagai idola, sebagai panutan yang wajib kita ikuti sebagai umatnya, dan meninggalkan hal yang tak sejalan dengan tuntunan beliau.

Semoga kita selalu berada dalam lindungan Allah.

Wallahu A'lam

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Siapa Idolaku?"

Posting Komentar

Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.