Disaat rakyat berupaya mencari pemimpin yang baik, amanah, jujur dan sholeh namun disaat itu pula rakyat meninggalkan ajaran agamanya:
√ Melakukan kesyirikan dan bid'ah.
√ Melakukan kemaksiatan dan kejelekan.
√ Berlaku curang dan tidak amanah dalam muamalah.
√ Tidak menjaga sholat 5 waktu dan tidak memenuhi panggilan adzan bagi laki-laki.
√ Mengikuti gaya hidup orang-orang kafir.
√ Bangga memakai simbol-simbol orang kafir.
Maka rakyat jangan berharap akan mendapatkan pemimpin yang baik dan berkualitas karena Pemimpin itu adalah cerminan dari rakyatnya.
Supaya Allah Subhana Wata'ala memberikan kita pemimpin yang baik maka tidak lain jalan yang harus kita tempuh adalah melakukan perbaikan kualitas terhadap diri kita masing-masing dengan menuntut ilmu yang syar'i sesuai pemahaman sahabat,menjaga hak-hak Allah, bertakwa kepada-Nya disaat sepi maupun ramai,tidak berlaku curang dan tidak mendzolimi orang lain.
Allah Subhana Wata'ala Berfirman:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَالسَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُون
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al-A’raf: 96).
Jika kondisi negara kita kurang kondusif, ekonomi kurang bagus, daya beli melemah, kemiskinan bertambah maka jangan langsung menyalahkan pemimpinnya atau presidennya sampai-sampai membuat makar, turun ke jalan untuk demo,menyebarkan aib-aib pemimpin hingga membuat tagar ganti Presiden,akan tetapi intropeksilah terhadap diri-diri kita karena bisa jadi negara kita yang sedemikian kondisinya disebabkan oleh dosa-dosa kita yang telah melampaui batas dan melanggar hak-hak Allah.
Wallahu A'lam
~~~~~~~~~~
Belum ada tanggapan untuk "Pemimpin Cerminan Dari Rakyatnya"
Posting Komentar
Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.