Ingatlah Perjuangan Orang Tuamu Terhadapmu

Assalamu'alaykum Saudaraku. Tak henti-hentinya bibir ini melantunkan ayat-ayat syukur terhadap Allah yang tak pernah melewatkan kesempatan memberikan kita nikmat dan anugerah yang tiada habisnya. Serta salawat dan salam kita kirimkan kepada Nabiyullah Muhammad SAW.


Sebagai orang yang beriman, tentu ketaatan kepada Allah adalah hal yang prioritas. Kita bahkan rela meninggalkan aktivitas dunia yang tiada hentinya demi ketaatan kita terhadap Allah. Meskipun masih banyak yang tidak menyadari itu, semoga mereka diberi hidayah, aamiin.

Dalam perjalanan hidup kita yang terus berputar, tentu ada sosok yang paling berjasa dalam hidup kita, mulai kita dalan kandungan, hingga saat ini, dan nanti. Sosok itu tak lain dan tak bukan adalah Orang Tua. Sosok yang paling berjasa selama kita bernyawa. Sosok yang tiada hentinya mencurahkan kasih sayang terhadap kita, melawan lelah demi senyuman dalam wajah kita. Letih seakan tak terasa, semangat membara yang tiada habisnya. Itulah sosok seorang ibu dan ayah.

Dengan begitu banyaknya pengorbanan yang telah diberikan, mulai waktu, tenaga, bahkan nyawa pun rela ia korbankan hanya demi kita. Sepatutnya kita berbakti kepadanya, membalas apa yang telah mereka berikan -walau hakikatnya itu tidak bisa kita lakukan. Setidaknya lakukan dengan maksimal, balas jasa-jasanya selama ini untuk kita. Jangan malah sebaliknya, melupakan seluruh pengorbanannya begitu saja tanpa ada niat membalasnya. Itu sungguh... Ah, tidak bisa aku ungkapkan saking rendahnya julukan mereka yang melupakan jasa orangtuanya. Perhatikan dalil berikut, dengan jelas Allah memerintahkan agar kita berbuat baik, bukan sebaliknya.

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan hanya kepadaNya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut disisimu makajanganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya” [Al-Isra : 23]

Saudaraku, ingatlah perjuangan dan pengorbanan orang tuamu terhadapmu. Engkau ada berkat mereka, jangan melupakan orang tuamu, satu-satu yang diinginkan darimu, hanyalah baktimu. Tak adakah rasa kasihmu untuknya walau sebiji zarrah?

Namun, kita bisa lihat pemandangan yang terlihat dilapangan, begitu banyaknya anak yang sangat tidak sopan terhadap orang tuanya. Etika terhadap orang tua hilang dari diri mereka. Karakter mereka tidak layak disebut pelajar. Sungguh ironi, bukan. Orang yang selama ini merawat mereka dengan kasih sayang, justru mereka balas dengan keangkuhan. Mereka lupa, siapa yang membuat mereka bisa berdiri seperti itu, yaitu orang tua. Jangan sampai kita menjadi anak durhaka. Na'udzubillah.

Kalau berbicara orang tua, memang banyak sekali pengorbanan dan perjuangan yang pernah mereka lakukan, maka dari itu, kita sebagai anak yang berbakti, sudah kewajiban kita untuk membahagiakannya didunia terlebih diakhirat. Semoga kita selalu berbakti kepada mereka sampai ketetapan Allah terjadi. Aamiin

Wallahu A'lam

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ingatlah Perjuangan Orang Tuamu Terhadapmu"

Posting Komentar

Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.