Taati Aturan Allah

Assalamu'alaykum saudaraku seiman. Semoga kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah agar kita selalu tetap beribadah kepadanya setiap saat. Tentu kita juga mengharapkan nikmat iman dan islam untuk menjaga dan menuntun langkah kita menuju keridhaan-Nya agar kita mendapatkan kebahagiaan di akhirat dan insyaAllah di akhirat kelak.

Demi mendapatkan kebahagiaan hakiki, sudah kewajiban kita mematuhi dan melaksanakan aturan Allah yang diberika kepada kita. Sebab setiap aturan-Nya merupakan jalur menuju kebahagiaan tersebut. Langkah yang mesti dilakukan untuk menggapai kebahagiaan adalah selalu berada pada koridor aturan Allah Subhanahu wata'ala. Apapun yang akan kita lakukan, rencana bagaimana pun yang akan kita realisasikan, usahakan selalu pada aturan Allah, agar setiap detik yang kita lalui mendapat berkah.

"Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kalian dari jalan-Nya" [Al An’am: 153]

Para imam tafsir menjelaskan bahwa pada ayat ini, Allah Tabaraka wa Ta’ala menggunakan bentuk jamak ketika menyebutkan jalan-jalan yang dilarang manusia mengikutinya, yaitu{السُّبُلَ}, dalam rangka menerangkan cabang-cabang dan banyaknya jalan-jalan kesesatan. Sedangkan pada kata tentang jalan  kebenaran, Allah Subhanahu wa Ta’ala menggunakan bentuk tunggal dalam ayat tersebut, yaitu{سَبِيلِهِ}. karena memang jalan kebenaran itu hanya satu, dan tidak berbilang. (Sittu Duror, hal.52).

Untuk mendapatkan jalan kebenaran itu dan meraih kebahagiaan hakiki ada pada aturan Allah, selama kita selalu berada dalam aturan Allah, selalu melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang, niscaya kita akan menemukan jalan kebenaran yang membawa kita pada kebahagiaan.

Namun nyatanya, sangat banyak yang enggan menaati aturan Allah, menganggap itu hanyalah selingan belaka. Mereka sombong dan enggan melaksanakannya. Meninggalkan perintah Allah seenaknya tanpa merasa bersalah, melakukan kemaksiatan tanpa merasa menyesal. Padahal jelas-jelas Allah menunjukkan jalan yang benar dan apa yang akan didapatkan ketika melewati jalan tersebut.

"Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus." [Ali ‘Imran:101]

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar Rahman : 60)

“Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik.” (QS. An-Nahl : 30)

“Tidak demikian, bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. (QS. Al-Baqarah : 112)

Dalil diatas tersebut -dan masih banyak lagi dalil, bahwa Allah akan membalas kebaikan pada orang yang selalu berbuat baik, terlebih bagi mereka yang selalu mematuhi aturan Allah. Maka, tatkala kita dihadapkan pada aturan Allah, jangan kita sombong dan enggan mematuninya, karena didalam aturan itu terdapat kunci kebahagiaan yang Allah simpan. Jika kita tak mematuhi aturan-Nya, jangan berharap kebahagiaan bisa kita dapatkan.

Wallahu A'lam

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Taati Aturan Allah"

Posting Komentar

Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.