Orang Yang Enggan Masuk Surga

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, “Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, "Siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah?", Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga “ (H.R Bukhari)

Saudaraku, kita semua pasti menginginkan Surga, pasti. Tidak ada satu pun diantara kita yang tidak mau merasakan kelezatan yang tak terbayangkan itu. Cita-cita kita itu hanyalah bagaimana kelak kita memasuki Surga-Nya tanpa hisab.

Namun, percayakah jika ada orang yang enggan memasuki Surga? Kedengarannya tidak mungkin. Tapi itulah yang Nabi Sallallahu 'alayhi wasallam sampaikan, bahwa ada orang yang enggan masuk kedalamnya.

Siapakah mereka? Mereka adalah umat yang tidak mau mentaati Rasulullah. Tidak mau mengikuti syariat yang telah ditetapkan oleh Islam, mereka yang selalu melakukan amal keburukan tanpa henti. Itulah mereka yang enggan memasuki Surga, tidak mau merasakan kenikmatan Surga.

Merekalah orang-orang yang bodoh lagi hina. Orang terkena tipu daya iblis hingga membutakan mata batinnya. Membuatnya jauh dari ketaatan dan syariat.

Sedang orang yang akan masuk surga adalah mereka yang selalu mengikuti jejak langkah Rasulullah Sallallahu 'alayhi wasallam, selalu mentaati perintahnya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Mengikuti syariat-syariat agama dalam menjalani kehidupannya. Sebab ketaatan kita pada Rasul berarti ketaatan kita pula pada Allah.

“Barangsiapa yang mentaati Rasul sesungguhnya ia telah mentaati Allah. “ (QS. An Nisa: 80)

Dan mengikuti syariat Rasulullah, dan selalu mentaatinya merupakan tanda cinta kita pada Allah. Allah berfirman kepada Nabi-Nya.

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah menyayangimu dan mengampuni dosa-dosamu.” (QS. Ali ‘Imran :31)

Mencintai Rasul memang adalah sebab timbulnya kecintaan kita pada Allah, dan sebab datangnya ampunan Allah kepada hamba-Nya yang senantiasa mentaati-Nya dan Rasul-Nya, yang akan membawa kita menuju Surga.

Mencintai Rasul memang adalah kewajiban kita sebagai umatnya, bentuk ketaatan kita pada junjungan dan teladan kita, yaitu Rasulullah Muhammad Sallallahu 'alayhi wasallam. Mencintai Nabi, berarti kita meneladani Nabi, mulai dari akhlaknya dan semua kebaikan yang ada pada Nabi. Dan itulah yang membawa kita ke Surga.

Adapun yang rutinitasnya berbuat maksiat dan keburukan, adalah sebab datangnya murka Allah dan menjerumuskan kita kedalam neraka yang hina lagi pedih. Barangsiapa yang melakukan demikian, menolak untuk mentaati Rasul, maka merekalah yang enggan masuk Surga.

Wallahu A'lam

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Orang Yang Enggan Masuk Surga"

Posting Komentar

Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.