Benarkah aku orang beriman?
Jika ya, lantas kenapa maksiat masih gemar aku kerjakan.
Benarkah aku orang beriman?
Jika ya, kemana rasa takut ku akan adzab Allah yang bisa saja menimpahku.
Benarkah aku orang beriman?
Jika ya, kenapa aku begitu berat menunaikan kewajibanku, bahkan sering kali aku melalaikannya.
Benarkah aku orang beriman?
Jika ya, lantas kenapa saat musibah menerpa, ada saja keluhan yang diucapkan bibirku.
Benarkah aku orang beriman?
Jika ya, mengapa aku sunggu berat untuk bersyukur, sampai-sampai diri ini terlalu rakus.
Benarkah aku orang beriman?
Saudaraku, pernahkah kita merenung sejenak, bahwa sering kali kita mencap diri kita orang Islam, namun dalam diri kita sama sekali tidak ada sifat-sifat Islam. Sering mengaku orang beriman, namun maksiat masih dikerjakan dan kewajiban masih dilalaikan.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Hati. Hati yang mesti kita permantap. Tauhid serta aqidah yang harus kita perbaiki. Banyak diluar sana yang mengaku Islam dan beriman, namun mereka masih sering berpaling dari ajaran Allah dan RasulNya. Maksiat disana sini tanpa henti.
Semua itu terjadi karena aqidah yang belum kokoh, belum kuat untuk menopang diri dari berbagai kemungkaran. Begitu banyaknya umat muslim yang masih terjerumus dalam kesesatan.
Saudaraku, aqidah adalah pondasi dari segala amal. Maka sudah seharusnya kita mengokohkan aqidah kita agar setiap amal bisa kita kerjakan dengan mudah. Perbaiki dan selalu memperbaharui keimanan, sebab iman itu kadang turun. Mintalah selalu perlindungan kepada Allah, agar hati kita selalu dikuatkan. Tidak ada daya dan upaya kita tanpa pertolonganNya. Semoga kita selalu menjadi hamba yang bertaqwa. Aamiin.
Wallahu A'lam
Aamiin.. artikelnya bagus kak. :)
BalasHapusThanks sudah mampir, semoga bermanfaat...
Hapus:)
Keren gan
BalasHapusbahasanya nusuk banget apalagi bagi anak muda zaman sekarang
BalasHapuswajib untuk baca artikel di blog rekomended ini
makasih udah mampir gan
Hapussaya harap kita semua termasuk orang2 yg beriman. teknosmurf.blogspot.com
BalasHapusAamiin, maka mesti kita taati perintah dan larangan Allah
Hapus