Manusia dianugerahi otak dan akal untuk digunakan berpikir dalam menjalani dan menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi. Akal manusia memudahkan manusia mencari solusi hingga menyelesaikan sebuah masalah. Dengan akal, manusia memiliki kecerdasan dalam berpikir, menganalisa dan sebagainya. Akal menjadi hal terpenting bagi manusia. Dengan kecerdasan tersebut, manusia bisa menemukan sesuatu hal yang baru dibidang tertentu sehingga membuat orang tersebut diketahui oleh orang banyak.
Sebut saja, mantan presiden Indonesia yang ke-3, BJ. Habibi. Beliau merupakan ilmuwan terkenal dengan penemuaannya didunia penerbangan yang membuat namanya membumi. Dunia telah mengakui tingkat kecerdasan intelektual (IQ) beliau yang tinggi sehingga ia beberapa kali mendapat penghargaan didunia penerbangan.
Tidak hanya ilmuwan Indonesia, beberapa Ilmuwan luar negeri pun menggegerkan dunia karena kecerdasannya, Albert Einstein misalnya. Beliau merupakan ilmuwan Jerman yang terkenal dengan beberapa penemuan teori dibidang Fisika. Dunia juga telah mengakui kecerdasan beliau.
Itulah beberapa contoh tokoh yang kecerdasannya diakui dunia membuat namanya melambung tinggi. Masih banyak ilmuwan dan orang-orang diluar sana yang memiliki kejeniusan diatas rata-rata manusia normal. Atau mungkin saja tanpa kita sadari, kita juga memiliki kecerdasan seperti mereka. Siapa yang tau. Semua otak yang dianugerahkan Allah sama, jadi potensi kecerdasan setiap orang bisa saja sama.
Tidak terlepas dari semua itu, perlu kita pikirkan dan ketahui bahwa kecerdasan itu hanyalah fasilitas dunia yang Allah berikan. Kecerdasan seseorang tidak berguna baginya jika tidak dilandasi dengan iman. Sebab sejenius apapun seseorang, tidak akan menolongnya diakhirat kelak. Kecerdasan yang dimilikinya tidak akan membantunya kelak menjawab pertanyaan yang diajukan malaikat Mungkar dan Nakir, kecerdasannya tidak akan mampu menolongnya ketika kelak ia diseret ke neraka oleh malaikat Zabaniyah. Yang bisa membantu kita hanyalah iman serta ridha Allah.
Karena iman menjadi landasan utama, pokok yang harus dimiliki setiap manusia. Sebab kecerdasan tidak berguna tanpa iman, kejeniusan tidak akan bernilai tanpa iman. Maka perlu kita tanamkan iman yang kuat lagi kokoh dihati kita, bukan hanya kecerdasan otak. Kita harus selalu memperbaharui iman, sebab iman itu naik turun tergantung kondisi dan tempatnya. Maka istiqamah itu sangat perlu agar hati kita selalu ditetapkan diatas agama Allah, yaitu Islam.
Jadi, sekali lagi perlu kita tekankan bahwa kecerdasan hanyalah fasilitas dunia, yang hasilnya hanya didunia yang akan kita rasakan. Kecerdasan tidak akan berguna tanpa iman, tidak akan menolong kita dari adzab Allah. Sebab yang bisa hanyalah keimanan, ketika iman itu ada maka ridha Allah pun akan datang.
Supaya kecerdasan kita tidak sia-sia dan hanya menikmati didunia semata, maka menumbuhkan iman sangat perlu agar kelak kecerdasan itu bisa kita gunakan untuk hal ibadah kepada Allah. Hasilnya bukan hanya didunia kita rasakan, tapi diakhirat kelak. Aamiin. Insya Allah.
Wallahu A'lam
Belum ada tanggapan untuk "Kecerdasan Tidak Berguna Tanpa Iman"
Posting Komentar
Syukran atas kunjungannya, jazakumullahu khair.
• Berkomentarlah dengan baik, sopan dan hindari debat kusir.
• Silahkan memberi kritikan dan saran yang membangun.